1. Membuat Artikel Terkait di Akhir Postingan
Tulisan yang kita posting pastinya ada label atau kategorinya. Kita bisa memanfaatkan label atau kategori ini untuk menampilkan tulisan-tulisan yang lain yang selabel atau sekategori di bawah postingan. Mempromosikan tulisan yang masih ada kaitannyadengan tulisan yang dibaca pembaca akan memberikan peluang lebih besar untuk diklik.
2. Membuat Internal Link Pada Setiap Postingan
Maksudnya adalah kita memberikan link pada kata di postingan yang kita yang ada kaitannya dengan. Bedanya dengan artikel terkait menampilkan judul-judul yang berkaitan sedangkan internal link itu menyisipkan link pada kata yang ada kaitannya dengan tulisan terdahulu. Internal link ini bisa juga kita sebut inbound link.
3. Memformat RSS FEED Berupa Ringkasan
Ada tiga pilihan, yaitu judul saja, ringkasan, dan penuh. Pilih RSS FEED dengan format ringkasan, sehingga pelanggan tulisan kita itu untuk menikmati secara penuh harus berkunjung ke blog kita.
4. Membuat Postingan yang Berisi Kompilasi
Kita bisa membuat postingan yang isinya adalah kumpulan-kumpulan tulisan kita. Seperti contohnya yang saya buat adalah: 7 Terpopuler Belajar Ngeblog di BLOG Tahun 2010
5. Membuat Tulisan Bersambung
Jika kita sering menulis jenis tulisan yang membahas secara mendalam, buat saja tulisan bersambung. Kita bagi menjadi beberapa bagian dan buat disetiap akhir bagian itu menjadi penasaran. Akhirnya nanti pembaca akan datang atau mencari sambungan tulisan yang dibacanya.
6. Meningkatkan Kwalitas dan Kwantitas Postingan
Apa yang mau dibuka jika postingan yang ada di blog kita masih sedikit. Oleh sebab itu kita tingkatkan kwantitas postingan, sering mengupdate blog kita. Tapi juga tidak boleh asal update, harus diimbangi dengan kwalitas tulisan yaitu membuat tulisan-tulisan yang menarik dan bisa diikuti oleh pembaca.
Sumber : kurniasepta.blogspot.com
Tidak ada komentar:
Posting Komentar